Nama : Junita Simanjuntak
Kelas : Pagi
Jurusan : Akuntansi
Pengertian Masyrakat Majemuk
S .Furnivall menyatakan bahwa masyarakat majemuk
adalah suatu masyarakat yang terdiri dari dua atau lebih elemen yang hidup
sendiri- sendiri, tanpa ada pembauran satu sama lain di dalam satu kesatuan
politik.Kemajemukan beragam atau beraneka ragam.sebuah kelompok dalam suatu
wilayah masyarakat akan berbagi gelombang.
Contoh
kemajemukan di lingkungan masyarakat di lingkungan saya
Keragaman
budaya:Didaerah saya tidak terlalu banyak budaya yang ada dikampung yaiyu Budaya Batak dan Budaya Nias.
Keragaman suku:Didaerah saya tidak terlalu banyak suku, cuman hanya suku Batak dan Nias.
Keragaman Bahasa:Didaerah saya
yaitu: bahasa Batak dan Bahasa Nias.
Keragaman
agama:Didaerah saya yaitu:islam,kristen prostestan dan Katolik.
keragaman warna kulit: Didaerah saya
yaitu:Kuning langsat,sao matang,gelap,kulit dan putih.
Meski beranekaragam budaya ,suku,agama dan
bahasa tetapi mereka tetap masih memiliki kerukunan,dan memiliki
rasa saling tolong menolong ,ramah dan menghargai satu sama lain dan
dapat menyelesaikan masalah dengan musyawarah dan merekapun
memiliki sikap ramah dan santun.
contoh nya: saat agama kristen beribadah mereka sanggat menghargai nya sebalik nya saat agama islam beribadah mereka menghargainya.
MAKNA PATRIOTISME DAN NASIONALISME DIERA MODERN INI
Patriotisme
Patriotisme adalah sikap yang berani, pantang menyerah dan rela berkorban demi bangsa dan negara. Patriotisme berasal dari kata “patriot” dan “isme” yang berarti sifat kepahlawanan atau jiwa pahlawan, atau “heroism” dan “patriotism” dalam bahasa Inggris. Pengorbanan ini dapat berupa pengorbanan harta benda maupun jiwa raga.
Patriotisme juga merupakan suatu kebajikan yang benar-benar fitri (fitrah manusia) dan mempunyai tempat didalam kehidupan moral manusia. Perasaan taat setia merupakan senjata mental yang cukup kuat untuk mempertahankan negara.
Nasionalisme
Nasionalisme adalah satu paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah negara (dalam bahasa Inggris “nation”) dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia.
Beberapa sifat para pahlawan dalam menumbuhkan, mempertahankan dan meningkatkan semangat Nasionalisme dan Patriotisme dalam jiwa mereka, antara lain ;
· Pengorbanan
Keistimewaan terbesar para pahlawan adalah pada hal ini, pengorbanan. Tentu kita ingat betapa banyaknya pertempuran yang telah terjadi dan memakan korban jiwa yang besar demi kemerdekaan bangsa dan negara kita ini. Seorang pahlawan dapat mengesampingkan ego, kepentingan pribadinya sendiri demi kepentingan banyak orang di bawah naungan Garuda. Hal ini tentu patut kita teladani dalam kehidupan kita sehari-hari dalam mengisi kemerdekaan negeri ini.
· Kejujuran
Suatu bentuk kepahlawanan yang lain adalah kejujuran, yang banyak dianggap sepele namun memiliki arti yang sungguh besar bagi kelangsungan hidup bangsa dan negara. Pahlawan adalah manusia yang jujur, jujur pada dirinya sendiri dan jujur pada khayalak umum. Jujur pada diri sendiri dalam arti bahwa ia akan membela bangsanya dengan cara apapun sesuai dengan kemampuannya. Generasi muda seharusnyalah memiliki aspek ini, suatu aspek yang dibutuhkan setiap umat manusia.
· Peduli lingkungan
Lingkungan berpengaruh besar terhadap kepribadian seseorang, tak terkecuali bagi para pahlawan. Secara sosial, pahlawan adalah orang yang berwawasan luas dan global, bertindak secara nyata dalam memperbaiki lingkungannya serta selalu ingin memberi yang terbaik bagi masyarakat sekitarnya.
Hal ini patut dimiliki generasi muda karena dengan kepedulian tentu lingkungan di sekitar kita menjadi lebih baik dari sebelumnya. Sebagai mahasiswa, mungkin kita dapat memulainya dari hal-hal kecil seperti peduli pada lingkungan di sekitar kampus atau universitas kita tercinta ini. Dengan begitu semangat patriotisme dan nasionalisme akan tumbuh membawa benih-benih cinta tanah air.
Peninggalan Zaman Kolonial Belanda
GEDUNG LONDON SUMATERA
Gedung London Sumatra merupakan bangunan peninggalan zaman kolonial. Gedung ini dibangun dengan lima lantai dan di seluruh bagian gedungnya berwarna putih.
Gedung ini dibangun dengan konsep arsitektur gaya Eropa dan gaya rumah-rumah yang ada di London pada masa abad ke-18 dan ke-19. Gaya arsitektur kolonial Belanda terlihat dari bentuk jendela panjang dan lebar serta tiang-tiang tangga besar yang ada di depan pintu masuk.
gedung ini sudah berusia
lebih dari satu abad. Tepatnya, Gedung London Sumatra dibangun pada tahun 1909.
Tahun tersebut bertepatan dengan lahirnya Ratu Juliana dari Belanda.
Oleh karena itulah, gedung ini dulunya bernama Juliana Biulding sebelum
akhirnya diubah menjadi nama London Sumatra yang dipakai hingga sekarang.
Awalnya, Gedung London
Sumatra merupakan kantor perusahaan perkebunan karet Harrisons & Crosfield.
Harrisons & Crosfield (H&C) didirikan oleh Trio Daniel Harrison, Smith
Harrison, dan Joseph Crosfield pada tahun 1844 di Liverpool dan bergelut di
bidang import biji-bijian dan kopi.
Pada tahun 1982, perusahaan H&C menjual sahamnya ke perusahaan Malaysia,
Sime Darby yang selanjutnya pada tahun 1994 menjual semua aset perkebunan
kepada London Sumatra Plantation ltd. atau PT. London Sumatra. Hingga saat ini,
gedung ini masih digunakan sebagi gedung perkantoran perusahaan tersebut.
Gedung ini
merupakan gedung bertingkat yang pertama kali memiliki lift di Kota Medan,
bahkan di Pulau Sumatra. Lift yang digunakan sejak tahun 1910 ini hingga kini
masih berfungsi baik. Dilakukan perawatan rutin dengan mendatangkan teknisi
khusus dari Inggris.
Seperti yang dilansir dari laman medantourism, lift di gedung ini terbilang
unik, karena masih mempertahankan bentuk dan gaya khas Eropa sama seperti saat
pertama kali dibangun. Naik dan turunnya lift bukan diatur menggunakan tombol,
melainkan tuas sederhana yang dikemudikan seorang operator.
Gedung London
Sumatra yang berada persis di pusat kota, menjadi saksi bisu perkembangan Kota
Medan dalam satu abad terakhir. Gedung ini masuk ke dalam salah satu daftar
gedung bersejarah yang dijadikan sebagai cagar budaya oleh pemerintah Kota
Medan.
Tak hanya itu, gedung ini juga telah menjadi ikon penting bagi Kota Medan
sendiri. Selain menjadi perkantoran, gedung ini juga menjadi salah satu
destinasi wisata yang ramai dikunjungi pengunjung, terutama saat hari libur.


